Monday, November 24, 2025

Input Kohort

 

Diatas adalah tampilan menu untuk Register Kohort, menu ini berguna mengelola data kohort pasien, untuk memulai input data kohort klik tombol "tambah" dan akan ditampilkan form "Input Register kohort" seperti dibawah ini :

 
  

Perlu diperhatikan pada saat pemilihan data desa, dimana desa yang ditampilkan hanyalah desa dalam kecamatan dimana Puskesmas terdaftar, sehingga jika data desa belum muncul, harap menghubungi admin aplikasi untuk mendaftarkan data desa dimaksud. 

Silahkan isikan data keluarga pasien kedalam form yang telah disediakan, jika sudah selesai klik tombol "submit" untuk menyimpan data.


Input Pasien Temuan Puskesmas

 

 
Tampilan diatas adalah menu untuk menuju ke Input Pasien temuan Puskesmas, klik tombol "tambah" untuk menampilkan form input pasien temuan Puskesmas.
 
Tampilan form ini hampir sama dengan form input pasien rujuk balik RSUD dan data yang diisikan kedalam formpun juga hampir sama dengan pasien RSUD hanya saja yang melakukan input data adalah Petugas Darbin dari Puskesmas setempat.
Dibawah ini adalah tampilan form input data pasien temuan Puskesmas 
 

Pastikan data yang diinput telah benar, dan klik tombol submit untuk menyimpan data.

Pengelolan data pasien temuan Puskesmas ini  nantinya akan bergabung dengan data pasien rujuk balik RSUD dan semua proses terkait data pasien hampir sama.

Demikian ulasan singkat mengenai input data pasien temuan Puskesmas. 


Sunday, November 23, 2025

Validasi data pasien Rujuk Balik RSUD

 

 

 

 

 

 

Ini adalah tampilan navbar notifikasi dia aplikasi YGNP jika ada pasien rujuk balik yang telah di input oleh petugas RSUD, sebelumnya notifikasi melalui WA akan dikirimkan juga ke Supervisor YGNP Puskesmas yang bersangkutan seperti gambar dibawah ini :

WA notif ini sebagai pengingat bagi Supervisor YGNP Puskesmas yang bersangkutan akan adanaya pasien Rujuk Balik dari RSUD yang perlu mendapat perhatian dari petugas kesehatan setempat.

Supervisor YGNP bisa langsung respon dari HP atau dengan laptop untuk melakukan validasi dari data pasien yang telah diinput oleh petugas RSUD dengan klik link yang tersedia dalam WA atau dengan menggunakan laptop dan klik icon lonceng pada navbar yang telah disediakan.

Dibawah ini adalah daftar pasien rujuk balik untuk suatu Puskesmas setelah ikon lonceng di klik.  

 
Untuk melakukan validasi terhadap data yang dikirimkan oleh RSUD, klik pada kolom status ("Draft"), kemudian akan ditampilkan form validasi data, dan sebaiknya lakukan validasi langsung ke nomor telepon pasien yang tertera pada kolom data pasien untuk memastikan alamat pasien apakah sudah sesuai.

Tampilan form validasi dapat dilihat dibawah ini :

 

Pada form ini silahkan rubah status pasien menjadi PDP atau non PDP, setelah kita ketahui informasi dari pasien yang bersangkutan via telepon atau dari diagnosa rujuk balik dari RSUD.

Jika status pasien PDP , maka pasien harus mempunyai data kohort untuk bisa dikunjungi , tapi jika status pasien non PDP maka pasien tidak perlu dikunjungi.

Jika status PDP maka petugas Darbin (Daerah Binaan) akan mendapatkan notifikasi WA sebagai pengingat akan adanya pasien baru yang harus di kunjungi dan harus dilakukan input data Kohort untuk pasien tersebut.

Notifikasi WA nya seperti terlihat dibawah ini :

 

Gambar diatas adalah contoh notif WA yang akan dikirimkan oleh aplikasi YGNP dari supervisor ke petugas Darbin ( hanya contoh), pada contoh ini juga ditampilkan prosentase capaian target YGNP untuk tahun berjalan, sehingga diharapkan hal ini dapat memacu semangat petugas Darbin dalam memberikan pelayanan terbaik untuk kesehatan masyarakat Beltim.

Demikian penjelasan singkat mengenai cara validasi data pasien rujuk balik dari RSUD ke Puskesmas terkait. 

Saturday, November 22, 2025

Input Pasien Rujuk Balik dari RSUD

Sebelum kita mempelajari cara input pasien rujuk balik dari RSUD, ada baiknya kita ketahui dahulu tampilan dashboard untuk level user RSUD, adapun tampilan Dashboard level RSUD seperti pada gambar dibawah ini :

  

 
 Rincian data yang ditampilkan pada dashboard diatas adalah :
  1. PRB, adalah angka yang menunjukkan jumlah pasien rujuk balik yang telah diinput.
  2. PDP, adalah jumlah pasien yang berstatus dalam pengawasan petugas Puskesmas yang bersangkutan.
  3. PDP Sehat, adalah jumlah pasien PDP yang telah sehat kembali.
  4. PDP Meninggal, adalah jumlah pasien PDP yang meninggal dunia.
     
Pada dashboard diatas juga ditampilkan secara grafis jumlah pasein perkecamatan, per jenis kelamin dan umur.
 
Tampilan menu pada user level RSUD adalah seperti dibawah ini :
 
 
Untuk melakukan input data pasien, klik "Data Pasien", akan ditampilkan halaman data pasien seperti dibawah ini :

Klik tombol "Tambah" untuk masuk ke form input data pasien rujuk balik
 
Mohon dipastikan data yang akan dan telah di inputkan valid, jika pasien ini dengan KTP diluar Beltim , maka lakukan input data dengan terlebih dahulu klik "Pasien Luar Beltim", dan pastikan nomor telepon pasiennya dapat dihubungi atau jika tidak , maka pastikan ada nomor telpon saudara dekatnya di Beltim yang dapat dihubungi, supaya hal ini dapat memudahkan petugas kesehatan setempat untuk melakukan kunjungan dan edukasi kesehatan terhadap pasien yang bersangkutan.
 
Jika semua data yang diinput sudah selesai maka klik "submit" untuk menyimpan data ini.
 
demikian penjelasan singkat untuk input data pasien rujuk balik dari RSUD. 
 



Friday, November 21, 2025

Dashboard YGNP

 Berikut tampilan dashboar YGNP untuk level login operator darbin


 Pada dashboard ini ditampilkan data seperti :

  1. PLM Draft (Pasien Laporan Masyarakat) artinya pasien yang dilaporkan oleh masyarakat secara mandiri melalui aplikasi ygnp dan masih berstatus "draft" dimana status ini harus diupdate oleh petugas puskesmas setempat apakah akan dibuat valid atau diabaikan, untuk menjamin validitas data.
  2. PLM Valid, ini adalah data PLM yang telah divalidasi oleh petugas puskesmas setempat.
  3. PLM Cancel, ini menunjukkan adanya laporan iseng dari masyarakat dan data ini harus dibatalkan oleh petugas puskesmas.
  4. PRB draft, data ini merupakan data PRB(Pasien Rujuk Balik) dari RSUD dan masih berstatus "draft", status akan diupdate oleh supervisor Darbin pada puskesmas tertentu untuk menyalurkan data pasien tersebut ke pada petugas Darbin sesuai desa dari pasien yang bersangkutan.
  5. PRB Valid, data ini merupakan data hasil validasi dari supervisor Darbin pada Puskesmas tertentu dan sudah dikirimkan ke petugas Darbin untuk di tindaklanjuti. 
  6. PDP, ada pasien dalam pengawasan dimana pasien ini aan dikunjungi secara berkala oleh petugas kesehatan Puskesmas terdekat untuk di lakukan edukasi kesehatan kepada pasien yang bersangkutan atau keluarga pasien yang bersangkutan.
  7. PDP Sehat, yaitu pasien yang tadinya berstatus PDP tetap sekarang sudah sehat kembali. 
  8. PDP Wafat, yaitu Pasien dengan status PDP tetapi sudah meninggal dunia.
  9. PDP non Kohort, yaitu pasien PDP tetapi belum mempunyai data keluarga, sehingga tidak dapat dilakukan kunjungan untuk memonitoring kondisi kesehatan pasien yang bersangkutan.
  10. Realisasi Target, ini merupakan angka pencapaian Target YGNP untuk tahun berjalan pada puskesmas yang bersangkutan.
  11. Selesai dibina, angka ini merupakan angka besarnya pasien YGNP yang telah selesai dibina oleh petugas kesehatan setempat.
  12. Data Kohort, merupakan jumlah data keluarga pasien yang telah terdaftar pada aplikasi YGNP dan akan dikunjungi oleh petugas kesehatan untuk dilakukan edukasi kesehatan.
  13. Klien Kohort, merupakan data jumlah klien seluruhnya pada puskesmas tersebut.
  14. Kunjungan bulan ini, adalah angka total kunjungan yang telah dilakukan oleh petugas Darbin terhadap pasien-pasien yang telah terdaftar pada aplikasi. 

Apa itu YGNP Beltim

YGNP (Yuk Gi Nyelik Pasien) adalah sebuah aplikasi sederhana milik Dinas Kesehatan Pemerintah Kabupaten Belitung Timur yang digunakan untuk mengelola, memonitoring kesehatan pasien dan melakukan edukasi kesehatan pada keluarga pasien rujuk balik dari RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah) atau pasien temuan puskesmas, dimana pasien tersebut berada dalam lingkup daerah pelayanan puskesmas yang bersangkutan, dengan menggunakan aplikasi YGNP ini diharapkan monitoring kesehatan pasien dapat lebih efisien dan efektif karena data pasien yang harus diawasi dapat dipantau dengan mudah.

Aplikasi YGNP dapat diakses dengan url http://ygnp.beltim.go.id

login ygnp


Aplikasi ini mempunyai 4 level akses, 

1. Admin, untuk mengelola akses aplikasi dari sisi admin

2. Supervisor, untuk mengelola data pasien pada suatu kecamatan atau puskesmas

3. Operator Darbin ( operator daerah binaan) , untuk mengelola data pasien pada desa tertentu dalam kecamatan tertentu.

4. User , untuk memantau semua data pasien pada puskesmas tertentu.

 

Aplikasi ini juga dapat diakses oleh masyarakat luas, untuk mendaftarkan anggota keluarga yang memerlukan perhatian khusus dari petugas kesehatan terdekat, sehingga pelayanan kesehatan kepada masyarakat Belitung timur dapat lebih ditingkatkan.

Untuk keamanan data aplikasi ini menggunakan OTP ( One Time Password) dimana jika seseorang user mengakses aplikasi untuk pertama kali maka dia harus mengganti password tersebut dengan password yang baru, dan password yang baru tersebut harus memenuhi syarat "password kuat" .

Berikut syarat "password kuat" 


 

dengan syarat ini diharapkan keamanan data lebih terjamin.

selain menerapkan password yang kuat , aplikasi juga akan melakukan bloking terhadap user yang kurang aktif, misalnya jika user tidak aktif selama 90 hari maka username tersebut akan diblokir, dan untuk membuka blokir maka user harus menghubungi admin aplikasi untuk membuka blokir dan akan diberlakukan OTP kembali seperti username yang baru.

Selanjutnya dalam blog ini akan dibahas cara-cara menggunakan aplikasi ini dari mulai input data pasien oleh RSUD sampai laporan kunjungan yang dilakukan oleh petugas kesehatan puskesmas.

Daftar isi

  1. Dashboard YGNP.
  2. Input Pasien Rujuk balik oleh RSUD.
  3. Validasi data Pasien dari RSUD (update status pasien).  
  4. Input pasien temuan Puskesmas.
  5. Input kohort.
  6. Link data pasien dengan data kohort.
  7. Input kunjungan.
  8. Laporan kunjungan dan data pasien.